NETtizennews.com
Portal Berita • Cepat • Akurat • Terpercaya
TERKINI
BMKG Deteksi 4.212 Titik Panas di Papua dan Maluku, Warga Diminta Waspada Karhutla   •   Peserta Pelatihan Public Speaking di Mimika Minta PPTK Hadir, Dorong Transparansi Pelaksanaan berlangsung   •   Pusdalops Mimika Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem 21–22 Oktober 2026   •   TNI Bersama Warga Percepat Pembangunan KDKMP di Lawe Sigala-Gala, Progres Awal di Perkirakan Capai 0,17%   •   KODIM 0108/AGARA Dampingi Distribusi 1.672 Porsi Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Bukit Tusam
NASIONAL

Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Terus Diintensifkan, Polda Banten Siapkan Pos Antemortem

Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Terus Diintensifkan, Polda Banten Siapkan Pos Antemortem
Slot iklan artikel

BANTEN, NETtizennews.com — Tim gabungan Search and Rescue (SAR) terus mengintensifkan pencarian terhadap lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Kelima jurnalis tersebut sebelumnya berada di kawasan perairan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Operasi pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan serta perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Faktor keselamatan personel menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan operasi SAR.

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem

Sebagai langkah antisipasi, Polda Banten telah menyiapkan pos antemortem untuk mendukung proses identifikasi apabila dalam operasi pencarian nantinya ditemukan korban.

Pos tersebut disiapkan untuk menghimpun dan mencocokkan data ante mortem dengan data post mortem apabila diperlukan. Proses identifikasi akan melibatkan unsur kepolisian, tenaga medis, serta pihak terkait lainnya sesuai prosedur yang berlaku.

Penyiapan pos antemortem tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa kelima jurnalis telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi berbagai kemungkinan selama proses pencarian.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Jadi Perhatian

Selain kondisi laut, tim SAR juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kondisi gunung api yang masih aktif menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam menentukan pola dan lokasi pencarian.

Petugas di lapangan dituntut untuk tetap mengutamakan keselamatan selama melakukan penyisiran di wilayah perairan Selat Sunda.

Hingga informasi ini disusun, keberadaan kelima jurnalis tersebut belum diketahui secara pasti. Tim gabungan masih melakukan upaya pencarian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh informasi mengenai keberadaan mereka.

Keluarga, rekan kerja, serta masyarakat berharap proses pencarian segera membuahkan hasil dan kelima jurnalis dapat ditemukan dalam kondisi selamat.