
Yahukimo, NETtizennews.com – Sebuah video amatir yang diduga memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seorang warga sipil Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, beredar luas di media sosial pada Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi tersebut diduga dilakukan oleh anggota TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo. Dalam rekaman video berdurasi 2 menit 21 detik dan 1 menit 36 detik itu, terlihat sejumlah pria yang membawa senjata api, busur panah, dan senjata tajam melakukan kekerasan terhadap seorang pria OAP.
Korban disebut dituduh sebagai mata-mata militer Indonesia. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi yang dapat mengonfirmasi identitas korban maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, membenarkan pihaknya telah mengetahui beredarnya video tersebut dan saat ini tengah melakukan pendalaman.
“Kami sudah memonitor. Itulah salah satu bentuk kekejaman mereka. Saat ini kami masih mendalami dan mencocokkan informasi melalui basis data kami,” kata Yusuf Sutejo.
Pihak kepolisian menyatakan proses verifikasi masih berlangsung untuk memastikan keaslian video, waktu kejadian, serta pihak-pihak yang terlibat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak TPNPB-OPM terkait video yang beredar maupun dugaan keterlibatan anggotanya dalam peristiwa tersebut.
NETtizennews.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru setelah adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.