“Memasuki Hari Ke-4” Dampak Ganda TMMD Kodim 0108/Agara: Perbaiki Akses Jalan Sekaligus Normalisasi Sungai
ACEH TENGGARA, NETtizennews.com | Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 0108/Agara terus mengawal proses penimbunan jalan menggunakan material pasir dan batu (sirtu) di Desa Lawe Kulok, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (18/10/2026).
Anggota Satgas TMMD, Sertu Agung Suhaya, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik ini telah memasuki hari keempat. Meski belum rampung 100 persen, jalan penghubung menuju pusat Desa Sanglar yang dulunya berlubang dan kerap tergenang air kini mulai rapi tertutup sirtu. Akses transportasi masyarakat, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, kini menjadi lebih lancar.

Material sirtu yang digunakan untuk penimbunan jalan ini diambil langsung dari aliran sungai setempat. Pengambilan material tersebut dilakukan sekaligus untuk menormalisasi sungai guna mencegah dan menghindari luapan air yang rawan memicu banjir saat memasuki musim hujan.
Kehadiran program ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat. Herman, salah seorang warga Desa Lawe Kulok, mengaku sangat bersyukur atas perubahan desanya melalui program TMMD ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Jalan kami sekarang sudah bagus, tidak berlubang lagi dan lancar dilewati. Selain itu, pengerukan sungai di sini juga membuat kami merasa lebih tenang karena desa kami tidak akan mudah kebanjiran lagi saat musim hujan datang,” ungkap Herman.
Di lokasi pengerjaan, warga setempat tampak antusias bergotong royong bersama TNI. Mereka bersemangat meratakan material sirtu yang diangkut oleh armada truk jungkit (dump truck). Personel Satgas TMMD juga membaur membantu warga sembari menjalin komunikasi sosial yang akrab di lapangan.

“Penimbunan jalan ini ditargetkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain. Selain memperlancar mobilitas, kami juga berencana membangun taman di tengah jalan dua jalur ini. Sebanyak 150 batang bunga asoka akan ditanam di sepanjang ruas median jalan,” ujar Sertu Agung.
Ia menambahkan, penanaman bunga asoka tersebut tidak hanya bertujuan untuk memperindah Jalan Merdeka, tetapi juga sebagai simbol sejarah dan kenang-kenangan atas kehadiran program TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara di desa mereka.