NETtizennews.com
Portal Berita • Cepat • Akurat • Terpercaya
TERKINI
Oktovina Syavina Yani, Perempuan Asli Kamoro yang Dipersiapkan Membawa Identitas Budaya Papua Tengah ke Panggung Nasional   •   Jalan Trans Wamena–Tolikara Diblokade, Masyarakat Adat Mbalima Protes Penetapan DPRK Jalur Otsus Jayawijaya   •   Pemuda Diduga Membawa Senjata Laras Panjang Alami Kecelakaan di Jalur Jayapura–Sentani, Polisi Lakukan Pemeriksaan   •   Pimpin DPD REI Aceh 2026–2029, Pasca-Pelantikan Zulkifli HM Juned Gerak Cepat Matangkan Program Strategis   •   Motor Diduga Bolak-balik Membeli Pertalite di SPBU SP 2 di Timika, Pengawasan Distribusi BBM Disorot
BISNIS

Tim SAR Masih Cari 41 Korban Hilang Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Tim SAR Masih Cari 41 Korban Hilang Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2
Slot iklan artikel

SURABAYA – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap 41 penumpang yang dilaporkan hilang dalam insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi.

Proses pencarian hingga saat ini menghadapi sejumlah kendala. Kondisi kapal yang masih mengeluarkan asap tebal, suhu yang masih sangat panas, serta adanya titik api yang belum sepenuhnya padam membuat tim penyelamat belum dapat melakukan penyisiran secara maksimal di seluruh bagian kapal.

Berdasarkan data sementara, dari total 271 orang yang berada di atas kapal saat kejadian, sebanyak 225 orang berhasil diselamatkan, lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 41 penumpang lainnya masih dalam pencarian.

KMP Mutiara Sentosa 2 diketahui mengalami kebakaran saat berlayar dari Pelabuhan Surabaya menuju Makassar. Peristiwa tersebut terjadi di perairan utara Pulau Sapudi dan memicu operasi penyelamatan berskala besar.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI AL, Polairud, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), serta sejumlah kapal milik instansi pemerintah dan kapal nelayan yang turut membantu proses evakuasi dan pencarian korban.

Tim gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Pemerintah mengimbau keluarga penumpang untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari posko terpadu yang terus memperbarui perkembangan operasi pencarian.